Nurhayati Effendi, Perkuat Demokrasi dan Serukan Dukungan untuk Ganjar-Mahfud 

Jan 24, 2024 - 22:25
Jan 25, 2024 - 11:37
Nurhayati Effendi, Perkuat Demokrasi dan Serukan Dukungan untuk Ganjar-Mahfud 

INILAHTASIK.COM | Salah satu anggota Komisi IX DPR-RI, Nurhayati Effendi, dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), secara proaktif memberikan edukasi kepada masyarakat Kota Tasikmalaya mengenai penguatan sistem demokrasi Indonesia. Kegiatan tersebut digelar di Kamandara Resto & Cafe, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, pada Rabu, 24 Januari 2024.

Dalam penyampaian materinya, Nurhayati menyoroti alasan di balik inisiatif sosialisasinya, menyebut bahwa Indonesia masih memiliki Indeks Demokrasi (IDI) yang relatif rendah bila dibandingkan dengan negara-negara lain. 

Menurut data dari The Economist Intelligence Unit (EIU), Indeks Demokrasi Indonesia cenderung stagnan sejak tahun 2022, bahkan pada tahun 2023 lalu, peringkat global Indonesia dalam hal demokrasi mengalami penurunan dari peringkat 52 menjadi 54.

"Dalam konteks yang lebih luas, Indonesia bahkan tergolong sebagai negara dengan Cacat Demokrasi," ujarnya.

Usai sesi sosialisasi, Nurhayati menekankan pentingnya penguatan sistem demokrasi, terutama menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang dijadwalkan pada 14 Februari mendatang. 

Ia menegaskan bahwa demokrasi tidak hanya terkait dengan pemilu satu hari, tetapi juga menentukan arah masa depan bangsa. Oleh karena itu, masyarakat perlu diberi pemahaman agar memilih pemimpin yang memiliki dedikasi, visi misi yang jelas, serta melihat rekam jejak dan karakter calon pemimpin.

Dalam kesempatan yang sama, Nurhayati mengungkapkan bahwa ia telah mendengarkan sejumlah aspirasi masyarakat, salah satunya terkait pemberian insentif kepada guru ngaji dan marbot masjid. 

Menyikapi hal tersebut, Nurhayati menyatakan bahwa aspirasi tersebut sejalan dengan program yang diusung oleh pasangan Capres/Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Ia mendorong masyarakat untuk mendukung pasangan tersebut pada tanggal 14 Februari mendatang.

Menurut Nurhayati, selain memberikan insentif kepada guru ngaji dan marbot masjid, pasangan Ganjar-Mahfud juga berkomitmen untuk melanjutkan sejumlah program yang telah digagas oleh Presiden Jokowi, 

"Seperti pemerataan ekonomi dan pembangunan Indonesia Knowledgeable Network (IKN) yang diharapkan menjadi pendorong ekonomi baru bagi negara kita," pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow