Tingkatkan Ketahanan Pangan, Mahasiswa KKN 28 Unsil Gelar Penyuluhan KRPL

Dalam kegiatan ini warga diberikan materi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) tentang pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan.

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Mahasiswa KKN 28 Unsil Gelar Penyuluhan KRPL

KAB.TASIK, INILAHTASIK.COM | Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di desa, sebanyak 19 mahasiswa KKN 28 Universitas Siliwangi Tasikmalaya menggelar kegiatan penyuluhan dan pelatihan kepada warga desa sinagar di gedung madrasah Al-Abror kampung Bantarhuni Desa sinagar Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu 3 Agustus 2022.

Turut hadir koordinator BPP Kecamatan Sukaratu, Kepala Wilayah Bantarhuni, 19 orang mahasiswa KKN Unsil selaku panitia penyelenggara dan sebanyak 50 warga sebagai peserta.

Dalam kegiatan ini warga diberikan materi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) tentang pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan serta kesejahteraan keluarga.

Materi ini disampaikan langsung oleh narasumber dari balai penyuluhan pertanian kecamatan sukaratu yaitu Asep Suryaman SP, dan Iwan Setiawan.

Ketua Pelaksana RKPL Lutfi Nur Aziz berharap, warga yang telah mengikuti pelatihan ini dapat mengimplentasikannya sehingga terwujud ketahanan pangan keluarga.

“Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat, semoga KRPL ini bisa bermanfaat bagi warga dan para warga bisa melakukannya sehingga ketahanan pangan keluarga bisa diwujudkan,” ungkapnya.

Sementara itu Koordinator BPP Kecamatan Sukaratu Ir. H. Hendy Sunendar mengucapkan terimakasih kepada tim KKN Unsil, yang mana KRPL ini sangat dibutuhkan warga dan juga merupakan program pemerintah.

“Sangat sangat mengapresiasi kegiatan ini dan saya ucapkan terimakasih kepada tim KKN Unsil, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan juga membantu kami karena KRPL ini juga merupakan program pemerintah, semoga ini bermanfaat bagi warga dan petani di Kecamatan Sukaratu khusunya di Desa Sinagar,” ucapnya.

Kegiatan diakhiri dengan praktek cara budidaya tanaman dan sayuran di pekarangan rumah yang di pandu langsung oleh para narasumber.