Anak Korban KDRT, Keluarga Minim Rasa Kasih Sayang

Dec 24, 2023 - 08:42
Dec 24, 2023 - 08:42
Anak Korban KDRT, Keluarga Minim Rasa Kasih Sayang

INILAHTASIK.COM | Masyarakat kembali berduka, diresahkan dengan kejadian yang memilukan. 
Dimana sangat Ayah sebagai kepala keluarga yang seharusnya menyanyangi dan memberi rasa aman terhadap keluarganya justru melakukan tindakan yang menyakitkan. 

Seorang Ayah yang tega melukai buah hatinya dan pasangan hidupnya. 

Fakta-fakta di atas bukan sekali ini saja terjadi, diluaran sana berapa banyak yang tidak terekpos oleh media.

Ibarat tidak ada asap jika tidak ada apa, tidak ada akibat jika tidak ada sebabnya.

Kejadian tersebut disebabkan oleh sistem yang dipakai saat ini yaitu  kapitalisme, yang membentuk individu bebas melakukan apapun tanpa rasa takut akan dosa. 

Tak hanya itu minimnya peran agama dalam kehidupan pun punya andil besar. Secara dalam sistem saat ini peran agama hanya sebatas mengatur ibadah saja.

Sehingga saat ini membuat masyarakat merasa terbiasa dan tega berbuat tanpa memikirkan akibatnya. Bahkan mereka cenderung melakukan kesalahan, menyalahi aturan Allah SWT. 

Dimana ada korban KDRT, seorang Ayah yang tega melukai dan membunuh 4 buah hatinya, (Ahad 3-12-2023) 

Dilantarkan karena kesal dan cekcok dengan pasangannya. Yang membuat miris lagi kejadian itu dia rekam dengan maksud mau ditunjukkan pada sang istri. Miris

Saat kejadian tersebut Sang istri sedang dirawat di RSUD Pasar Minggu akibat kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suaminya pada sabtu (2-12-2023) 

Atas kejadian ini pelaku terbukti bersalah karena  adanya barang bukti, oleh penyidik maka sang Ayah akan dikenakan pasal  pasal 340 UU KUHP tentang pembunuh berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. (Kompas.com 9-12-2023) 

Ada juga kasus yang lain, yang terjadi di Kebayoran Lama. Dimana sang suami tega membakar istrinya karena cemburu, setelah mendapati istrinya chatingan dengan pria lain, akhirnya sang istri mengalami luka bakar 70%. (Kompas.com, 9-12-2023) 

Dari kedua fakta tadi tentu bukan kasus yang biasa, masih banyak lagi kasus KDRT yang tidak ekspos oleh media. 

Kondisi sekuler saat ini mencerminkan bahwasanya kondisi masyarakat yang sedang sakit. Masyarakat tega melukai anggota keluarganya yang seharusnya dijaga dan dilindungi dengan kasih sayang. 

Bahkan banyak masyarakat yang berbuat tercela, tanpa takut pada Allah SWT. Banyak yang akhirnya masyarakat bersumbu pendek, mudah tersinggung dan saling melukai. 

Rasa aman dan kasih sayang dalam keluarga pun hambar. Membuat keluarga itu tidak ada rasa saling memiliki dan menjaga pasangan dan anggota keluarga. 

Bagaimana bisa, dimana seorang ayah atau suami tega melukai anggota keluarganya. Sudah hilang akal dan hati nurani kah? 

Kekerasan dalam rumah tangga sepertinya sudah tidak asing lagi, hampir setiap hari terjadi. 

Dari kondisi itu didapati rasa aman dan nyaman penuh kasih sayang dalam keluarga tak didapati lagi. 

Yang ada tinggal emosi serta saling menyalahkan, bukan mencari solusi yang terbaik serta menciptakan rasa saling percaya. 

Seharusnya rasa aman dalam lingkungan masyarakat pun harus tetap terwujud, supaya masyarakat bergaul dalam lingkungan yang sehat. 

Jangan sampai hal buruk menimpa masyarakat dan keluarga kita. 

Dari sekian kasus dan prilaku masyarakat yang melakukan tindakan kriminal itu, bisa kita lihat bahwasanya masyarakat sekarang sudah tidak takut lagi terhadap Allah SWT. Sering melalaikan kewajiban kepada sang khalik serta mangabaikan hukum-hukum Nya. 

Disisi lain mudarnya kasih sayang serta rasa percaya dalam keluarga. Yang seharusnya rasa itu terus di pupuk dan dibina dilandasi keimanan kepada Allah SWT. 
Maka rasa itu akan terwujud tulus dan saling melindungi. 

Jika hubungan dengan Sang khalik bagus maka kita pun akan berprilaku bagus juga. 
Ketika menghadapi kekecewa masih bisa berdiri dan mencari solusi yang sehat. 

Semoga dipenghujung tahun ini kita selalu dalam lindunganNya. 
Keluarga aman dan penuh kasih sayang. Serta tercurah kasih sayang dalam bermasyarakat. 

Ada pun hadist Rasulullah Saw " Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik kepada keluarganya. Dan aku orang yang paling baik kepada keluarga ku."(HR.Tirmidzi) 

Sudah seharusnya prinsip berumah tangga berlandaskan pada Syariat Nya. Saling menyayangi dan melindungi. Didukung oleh lingkungan yang kondusif dan sehat serta negara pun berperan menciptakan rasa aman, negara pun berasaskan pada syariat Nya. Maka ketakwaan dan keharmonisan itu akan mudah terwujud. 

Aamiin, Wallahu bishowab

Oleh:Sri Widiyastuti

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow