Tiga Kandidat Dewas RSUD Ikuti Tahapan Wawancara

Ketiga calon dari eksternal memiliki komitmen yang sama untuk memajukan rumah sakit dr. Soekardjo

Tiga Kandidat Dewas RSUD Ikuti Tahapan Wawancara
Para penguji tengah menyimak paparan salah satu calon dewas RSUD

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Tiga orang calon Dewan Pengawas RSUD dr Soekardjo dari unsur eksternal mengikuti tahapan wawancara, yang digelar panitia seleksi, di laboratorium komputer BPKSDM Kota Tasikmalaya, Jumat 14 Januari 2022.

Sekretaris Daerah, yang juga Ketua Pansel Dewan Pengawas RSUD, H Ivan Dicksan Hasanudin mengatakan, hasil test wawancara tadi, ketiga calon dari eksternal ini, semuanya memiliki komitmen yang sama untuk memajukan rumah sakit. 

Ivan menyebut, mereka merasa terpanggil untuk ikut serta dalam seleksi ini, sesuai dengan kapasitas untuk memajukan rumah sakit kedepan.

"RSUD ini kan kebanggaan warga Kota Tasik,   mudah-mudahan terus berkembang, dan diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ucapnya 

Kemudian, lanjut Ivan, hasil dari test wawancara ini akan disampaikan ke Pak Wali Kota, nanti Pak Wali yang mempertimbangkan dan menentukan siapa yang akan ditugaskan mewakili unsur eksternal menjadi dewan pengawas RSUD.

Menurutnya, siapapun nanti yang terpilih, tentu ini adalah pilihan terbaik, ditengah situasi dan kondisi yang dihadapi RSUD. Namun bukan berarti yang tidak terpilih tidak baik. Tapi mana yang paling pas.

Ivan berpesan, bagi yang terpilih nanti, agar sama-sama, kolaborasi, bekerjasama, membuka ruang komunikasi, memberi saran, masukan, terbangun sinergitas yang baik, untuk membangun rumah sakit yang lebih maju kedepannya.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Uus Supangat menambahkan, tahapan kali ini, kita menguji hasil karya tulis yang dibuat oleh para kandidat dewan pengawas, untuk perubahan rumah sakit kedepan. Sekaligus menilai apakah gagasan tersebut komperhensif, realistis kesesuaiannya dengan kondisi eksisting yang ada, dan kedepan mau seperti apa. 

Uus menyebut, ketiga kandidat ini mempunyai latarbelakang yang luar biasa. Ketiganya sudah sangat mumpuni, hasil karya tulis dan pemaparannya bagus. Tinggal nanti pak wali yang menentukan dari tiga kandidat ini.

Ia menegaskan, kedepan harus ada kolaborasi, dan sinergitas yang baik. Regulasinya sudah ada, apa tugas dewan pengawas, apa tugas dinas kesehatan, dan apa tugas direksi rumah sakit. Tupoksinya sudah jelas, tinggal implementasinya nanti seperti apa. 

Uus berharap, dewan pengawas RSUD dapat segera terbentuk, mengingat waktu terus berjalan, dan PR di rumah sakit juga tentunya akan semakin banyak, jadi lebih cepat lebih baik.