Soroti Fenomena Banjir di Kota Tasik, Aktivis Mahasiswa Ini Kritik Kinerja Pemerintah

Jan 31, 2024 - 16:19
Soroti Fenomena Banjir di Kota Tasik, Aktivis Mahasiswa Ini Kritik Kinerja Pemerintah
Muamar Khadapi

INILAHTASIK.COM | Bencana alam seringkali tidak diduga kedatangannya, dimana peristiwa ini sering merugikan banyak masyarakat. Bencana alam merupakan peristiwa yang disebabkan oleh keadaan alam seperti curah hujan yang tinggi, erosi tanah, dan masih banyak lagi.

Ditengah cuaca yang sedang ekstrim, hujan deras tak henti-hentinya mengguyur wilayah Kota Tasikmalaya. Seharusnya ini menjadi pembahasan serius bagi pemerintah Kota Tasikmalaya.

Salah seorang Aktivis Mahasiswa di Tasikmalaya, Muamar Khadapi, menyoroti hal tersebut. Ia menyebut bahwa banjir di Tasikmalaya merupakan fenonema bencana alam yang terjadi setiap tahunnya dikarenakan luapan sungai Citanduy dan Cimuluh, atau kenaikan muka air Sungai Citanduy yang terjadi berulang-ulang. Lantas, patut dipertanyakan apa peran pemerintah untuk mengatasi terjadinya banjir?

Menurut Muamar Khadapi, kebijakan pemerintah yang tidak mempertimbangkan aspek lingkungan telah mempercepat bencana ekologis yang menghampiri masyarakat, misalnya penataan bangunan liar yang tanpa izin, penataan pemukiman di sekitar hulu sungai di Tasikmalaya, normalisasi sungai, rencana pembangunan sodetan/waduk/situ dan lainnya tidak berpengaruh sama sekali terhadap usaha preventif menanggulangi banjir.

“Hampir semua paket kebijakan tersebut menuai pro-kontra di kalangan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis, saya melihat bahwa upaya yang dilakukan pemerintah selama beberapa tahun terakhir itu tidak efektif dan memberikan dampak yang signifikan,” ucapnya, Rabu 31 Januari 2024.

“Bahkan, kemarin sempat terjadi bencana alam seperti pohon tumbang, banjir, atap rumah ambruk, dan beberapa bencana lain, bahkan beberapa titik di kota tasikmalaya yang terendam banjir hamper mencapai 60 centimete,” sambung ia.

Lantas, dirinya mempertanyakan upaya pemerintah Kota Tasikmalaya sejauhmana dalam mengatasi persoalan tersebut.

Ia mengatakan bahwa Pj Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, harus segera melakukan kajian yang matang untuk menemukan akar masalah penyebab banjir yang rutin terjadi di Kota Tasikmalaya, jangan asal-asalan membuat proyek yang tidak berdampak.

“Pj wali kota juga harus berkomuniasi dengan Dinas PUTR yang baru. Sebab ini menjadi tantangan bagi dinas, bahkan bisa menjadi tolok ukur apakah dinas terkait mampu menunaikan tugasnya dengan baik dan memberikan solusi dari segala situasi yang terjadi, atau malah memperburuk keadaan daerah, sebab tidak mumpuni dalam menyelesaikan segudang permasalahan yang ada,” tandasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow