Sekda Kota Tasik Tak Diberi Tahu Soal Pengangkatan Puluhan Pegawai RSUD

Ivan menyebut soal pengangkatan puluhan pegawai tetap diakhir tahun lalu, baru ketahuan kemarin, ia juga tidak mendapat informasi perihal itu. Jadi tidak begitu mengetahui soal pengangkatan pegawai tersebut.

Sekda Kota Tasik Tak Diberi Tahu Soal Pengangkatan Puluhan Pegawai RSUD
Ivan Dicksan

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Polemik pengangkatan puluhan pegawai tetap RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya akhir tahun lalu terus menjadi sorotan.

Sekretaris Daerah H Ivan Dicksan Hasanudin yang juga Ketua Baperjakat mengaku tak mengetahui persis perihal pengangkatan puluhan pegawai tetap di RSUD.

Hal itu dikatakannya saat diminta tanggapan disela kegiatan Expose Hasil Kegiatan Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Kawasan Cipanyir, Rabu 12 Januari 2022

Ivan mengungkapkan, soal pengangkatan puluhan pegawai tetap diakhir tahun lalu, baru ketahuan kemarin, ia juga tidak mendapat informasi perihal itu. Jadi tidak begitu mengetahui soal pengangkatan pegawai tersebut.

Ia mengungkapkan saat ini pihak RSUD tengah melakukan analisis jabatan dan analisis beban kerja. Setelah itu, baru bisa diketahui secara objektif berapa kelebihan jumlah pegawai rumah sakit, dan di unit mana.

Menurutnya, di rumah sakit itu banyak unit organisasinya. Hasil dari analisis Anjab ABK, nantinya akan kelihatan berapa kebutuhan pegawainya.

"Jadi kuncinya di hasil analisis jabatan dan beban kerja," ucapnya.

Kemudian, lanjutnya, mesti dipetakan juga, pegawai di rumah sakit itu berdasar kualifikasi dan kompetensi. Karena bisa saja, kalau dilihat secara keseluruhan mungkin kesannya lebih, tapi tidak menutup kemungkinan ada unit yang sebetulnya kekurangan pegawai, sementara unit lainnya kelebihan.

“Kita juga minta kepada Dirut yang baru, agar ada upaya dari pihak rumah sakit, bisa kerjasama dengan BKPSDM, bagaimana menyiapkan para pegawai di rumah sakit, agar siap menghadapi seleksi PPPK. Karena beberapa waktu ada satu formasi PPPK, tapi tidak ada satu pun pegawai di rumah sakit yang ikut dalam seleksi, dan formasi tersebut dibiarkan kosong,” ungkapnya.

"Jadi di BKPSDM itu ada fasilitas lab komputer, dan bisa dimanfaatkan. Minimal bagaimana mereka bisa terbiasa kalau mengikuti seleksi dengan menggunakan komputer. Intinya mereka dilatih dan dibina, sehingga ketika ada seleksi PPPK atau CPNS mereka siap untuk mengikuti test," tambahnya.

Ivan menegaskan banyak upaya yang harus dilakukan oleh Dirut RSUD yang baru guna membenahi persoalan di rumah sakit.

“Kabarnya Dirut baru sudah memetakan dan mengidentifikasi permasalahan yang ada, dan sudah disiapkan langkah yang akan dilakukan menyikapi ragam persoalan tersebut,” tandasnya.