Pilrek Rasa Pilkada

Pilrek Rasa Pilkada

OPINI, INILAHTASIK.COM | Pilrek rasa Pilkada merupakan guyonan yang sekarang sering kita dengar menjelang Pilrek UNSIL 2022. Betapa tidak hal ini diawali bagaimana media sangat aktif memberitakan aksi dukung mendukung berbagai organisasi massa maupun tokoh masyarakat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya terhadap calon Rektor. Sontak hal ini menimbulkan pro dan kontra pada masyarakat baik masyarakat dalam maupuan luar kampus.

Hadirnya media dalam pemberitaan dukung mendung ini juga menjadi sorotan dan juga menimbulkan pro dan kontra dimana bagi yang kontra menganggap hal itu berlebihan padahal hanya sebatas pemilihan rektor saja kok sampe memmawa media untuk memeberitakan secara intens.

Bagi yang pro menganggap hal ini wajar dilakukan sebagai salah satu upaya membangun relasi yang baik antara berbagai pihak sebagai upaya pejajagan Kerjasama dan upaya semakin mendekatkan PTNB dengan masyarakat luar kampus mengingat dalam nuansa Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini ada 8 IKU (Indikator Kinerja Utama) yang harus dicapai oleh Perguruan Tinggi yang hal tersebut ternyata sangat erat kaitannya dengan Kerjasama Perguruan Tinggi dengan pihak di luar kampus sebagai upaya peningkatan kualitas hasil lulusan dan tenaga pendidik.

8 IKU tersebut antara lain; lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak, Mahasiswa dapat pengalaman di luar kampus yang dapat berupa pertukaran pelajar maupun magang di berbagai instasi maupun industri usaha yang merupakan keniscayaan bahwa menjalin hubungan kerjasama dengan pihak di luar kampus adalah keharusan. Selain itu ada juga program dosen berkegiatan mengajar dan dosen berkegiatan diluar kampus. Dosen tidak boleh lagi hanya terkurung didalam kampus tanpa menggali pengalaman baru diluar kampus yang hal ini juga membutuhkan adanya kerjasama dengan pihak di luar kampus. Hal ini merupakan salah satu upaya agar dosen dapat mengembangkan dirinya dengan lebih baik dan hasil-hasil penelitiannya menjadi lebih aplikatif.

8 IKU itu termasuk bagimana kerjasama antara program studi dengan mitra baik lokal maupun regional.
Dari pemaparan IKU tersebut maka calon rektor mulai menjalin organisasi massa, instansi-instansi setempat, tokoh masyarakat dalam berbagi gagasan serta ide yang tertuang dalam visi misi merupakan suatu hal yang wajar, walaupun dalam Pilrek 2022 di UNSIL ini baru terjadi. Karena dianggap hal yang tidak biasa sudah barang tentu masih ada yang kontra terhadap hal tersebut sehingga mengatakan “Pilrek rasa Pilkada”.

Apapun rasanya kalau hal tersebut masih dalam koridor norma yang tidak menyalahi aturan dalam proses Pilrek saya rasa sah-sah saja apalagi tujuannya untuk menjalin silaturahmi antar instansi atau menjalin kerjasama dalam mendorong Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi. Media kian memainkan peranannya dalam memproses ketebukaan informasi publik dan masyarakat luas juga diajak peka dalam menanggapi berbagai berita yang disajikan oleh media.

Tak ubahnya seperti Pilkada yang selalu ramai dalam pemberitaan media mejelang pemilihan berlangsung, hal itu juga terjadi pada proses Pilrek UNSIL 2022. Media massa sebagai sarana komunikasi alternatif yang memiliki jangkauan yang lebih luas sehingga apapun persoalan yang terjadi tidak mengenal ruang dan waktu.

Hal itu sebenarnya yang membuat “viral” itu muncul dimana seluruh dunia dapat mengakses berita yang sama dalam satu waktu yang berasamaan. Hal ini lumrah untuk jaman sekarang. Begitu halnya dengan proses Pilrek di Universitas Siliwangi yang berada di Kota Tasikmalaya beritanya dapat diakses melalui internet yang tidak terbatas ruang dan waktu.

Hal tersebut secara otomatis menyita perhatian publik pada umunya. Menjadi menarik ketika publik mulai peduli dan mengenal lebih jauh Perguruan Tinggi Negeri Baru yang ada di daerahnya. Hal ini merupakan salah satu strategi pemasaran juga mengenalkan Universitas Siliwangi ke penjuru Nusantara dan hal ini akan berdampak positif terhadap ketertarikan masyarakat luas dipenjuru Nusantara untuk menyekolahkan putra putrinya untuk mengenyam Pendidikan tinggi di Universitas Siliwangi.

Tidak menutup kemungkinan para investor juga dapat ambil bagian memajukan Tasikmalaya dengan mengandeng UNSIL dalam melakukan kerjasama.

Pilrek yang diselenggarakan oleh Universitas Siliwangi sudah masuk babak penyerahan visi misi calon rektor yang sudah dimulai sejak Kamis 13 Januari 2022 yang diawali oleh Prof. Iis Marwan sebagai calon rektor yang menyerahkan visi misi pertama disusul oleh Prof Muradi dan disusul oleh calon lainnya dihari Jum’at 14 Januari 2022.

Rencana pemaparan visi misi akan dilakukan pada tanggal 19 Januari 2022. Pada kamis 13 Januari yang lalu setelah Prof. Muradi menyerahkan bahan pemaparan visi misi kepada panitia pemilihan rektor, beliau memutuskan untuk membagikan isi visi misi tersebut ke publik sebagai upaya menjaring kritik dan saran sebagai masukan dalam program kerjanya nanti jika beliau terpilih menjadi Rektor Universitas Siliwangi periode 2022-2026.

Ada program yang menarik dalam program kerjanya yang saya pikir ini baru jika nanti diterapkan di UNSIL yaitu program Pendampingan oleh Guru Besar untuk percepatan jabatan akademik dosen-dosen. Hal ini saya rasa akan disambut baik oleh para dosen yang memang sedang berjuang dalam menaikan jabatan akademik dengan diberikan bimbingan langsung oleh para Guru Besar di UNSIL sebagai salah satu upaya percepatan jabatan akademik sebagai usaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia di UNSIL.

Selain itu ada program Professorship Grant yang merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada para Professor atas segala usaha yang dilakukan selama mengabdi di UNSIL. Rencana pembangunan infrastruktur pun tidak kalah mendapatkan perhatian dari Prof. Muradi yang diantaranya pembangunan Smart Digital Room, fasilitas olahraga terintegrasi, library corner, kantin modern, fasilitas khusus untuk penyadang disabilitas karena UNSIL harus inklusif dan dapat dijangkau oleh siapapun, ruang laktasi dan fasilitas lainnya yang lebih mendukung proses penyempurnaan infrastruktur di UNSIL.

Selain itu dalam program “Alumni Engagement” yang ditawarkan oleh prof. Muradi yang disana menawarkan pembentukan Dana Abadi ( Endowment Fund ) yang merupakan bagian dari Kerjasama UNSIL dan Alumni nantinya. Itulah kurang lebih isi dari visi misi dan program kerja salah satu kandidat calon rektor yaitu Prof. Muradi.

Saya yakin publik juga sedang menunggu seperti apa visi misi dan program kerja kandidat yang lainnya. Semoga apa yang dikatakan Pilrek rasa Pilkada ini akan membawa manfaat dan kebaikan bersama. Semoga Pilrek UNSIL 2022 ini berjalan lancar tanpa ada kedala apapun.

Tasikmalaya, 17 Januari 2022
Wiwi Widiastuti SIP, M.Si
Penulis adalah Dosen Ilmu Politik Universitas Siliwangi