Pangdam lll Siliwangi Mayjen TNI Agus Tinjau Gebyar Vaksinasi di Ponpes Miftahul Huda

Pangdam lll Siliwangi Mayjen TNI Agus Tinjau Gebyar Vaksinasi di Ponpes Miftahul Huda

KAB. TASIK, INILAHTASIK.COM I  Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Pemulihan ekonomi dan meningkatkan imun masyarakat. Tiga Institusi Pemerintah, Polri dan TNI terus menggenjot program Nasional vaksinasi tahap satu di Ponpes Miftahul Huda Kabupaten Tasikmalaya.

Kodam lll Siliwangi, Kodim 0612 Tasikmalaya bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Puskesmas Manonjaya, SMP Negri 1 Kabupaten Tasikmalaya dan Pondok Pesantren Miftahul Huda Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan program nasional gebyar vaksinasi.

Program gebyar vaksinasi Covid-19 ini di ikuti oleh 750 dosis sedangkan 250 dosis untuk siswa SMP Negeri 1 Manonjaya 250 dosis SMAN 1 Manonjaya dan 250 dosis untuk warga masyarakat wilayah Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya 

Selanjutnya "Ada sebanyak 500 dosis gebyar vaksinasi di Pondok Pesantren Miftahul Huda Kabupaten Tasikmalaya," kata, Pangdam lll Siliwangi Mayor Jenderal TNI Agus Subiyanto. SE.,M.S.I dalam rangka silaturahmi di Ponpes Miftahul Huda Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya Sabtu 11 September 2021.

Kata Pangdam, kegiatan vaksin ini kita tidak bisa bergerak sendiri, berjalan sendiri, tetapi kita bergerak bersama dengan seluruh elmen tarmasuk Pemerintah Daerah, TNI, Polri termasuk masyarakat luas.

Dalam tinjauan kegiatan Vaksin Pangdam lll Siliwangi pun langsung menyapa para santri. Ia pun dalam kunjungannya memberikan bantuan secara simbolis berupa masker sebanyak 5000 dan 500 paket sembako.

Pangdam juga meminta kepada pimpinan daerah dan pimpinan ponpes Miftahul Huda dalam kunjungan memohon dukungan dan doa semoga saya menjabat sebagai Pangdam lll Siliwangi semoga bisa amanah.

Ditempat yang sama Bupati Kabupaten Tasikmalaya, Ade Sugianto mengatakan, persoalan covid-19 Kabupaten Tasikmalaya menjadi PPKM level 3. Sesungguhnya data updet terbaru dari awal tidak pernah naik atau turun berada di PPKM Level 2.

"Kami minta ke bapak Pangdam untuk mensingkronkan data antara pusat dan daerah yang sekarang terdapat oleh kami simpang siur tidak ada yang pasti, dengan bukti antara data Kabupaten Tasikmalaya dan Kemenkes berbeda," ujar Ade Sugianto. ( Abi)