Mourinho Kecam Pemilik Lawas AS Roma

The Special One menyalahkan James Palotta atas kurangnya kedalaman skuad Giallorossi yang dibantai Bodo/Glim

Mourinho Kecam Pemilik Lawas AS Roma

INILAHTASIK.COM | Jose Mourinho mengkritik pemilik lama AS Roma, James Palotta, menuduh ia "tertawa dengan kantong penuh uang" seraya menegaskan bahwa ia "bukan bajingan".

Sebelumnya, setelah dipermalukan oleh Bodo/Glimt 6-1 di Liga Konferensi Europa, Mourinho mengeluhkan ia cuma memiliki "13 pemain" dengan pemain sisanya ia anggap tak selevel.

Tetapi ia mengaku memahami situasi klub yang tak bisa berinvestasi pada pemain yang lebih layak, yang ia anggap sebagai akibat dari kesembronoan pemilik lawas.

"Keluarga Friedkins dan Tiago Pinto mewarisi gumpalan tahi dari pemilik dan pengurus sebelumnya," ujar Mou dalam sebuah konferensi pers menjelang laga kontra Napoli, Minggu 24 Oktober 2021.

"Pemilik yang sekarang menggelontorkan banyak uang untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut dan berusaha untuk menciptakan kondisi bagi proyek yang membutuhkan waktu. Di luar sana ada orang yang tertawa dengan kantong penuh uang," ucapnya.

"Jika ada yang bilang Mourinho tidak bahagia, itu bohong. Mourinho menginginkan pemain baru? Jelas, layaknya semua orang, ia menginginkan pemain untuk merotasi skuad dan menjaga keseimbangan," tambah Mou.

"Mourinho menginginkan semua pemain selevel? Ya, tapi Mourinho bukan bajingan, ia menghormati keluarga Friedkins dan Tiago Pinto. Mourinho menerima situasi dan mengerti."

Eks-pelatih Chelsea itu merasa bertanggung jawab atas nasib memalukan yang diderita Giallorossi, meski tak menyangka akan kalah dengan skor besar.

"Hasil melawan Bodo/Glimt adalah perkara sekali seumur hidup, tetapi saya satu-satunya yang bertanggung jawab. Bukan pemain, bukan Tiago. Saya memutuskan menurunkan tim yang saya tahu berisiko kalah. Saya cuma tak menyangka hasilnya akan seambyar ini, tetapi ini tetap tanggung jawab saya."

"Saya merotasi skuad karena mencemaskan cedera di lapangan sintetis dan karena saya tidak memiliki dua pemain untuk setiap posisi. Jadi sayang yang bertanggung jawab."

"Mending kalah 6-1 sekali daripada kalah enam kali dengan skor 1-0. Saya mengistirahatkan [pemain] karena poin kami di Liga Konferensi Europa sudah cukup dan masih bisa lolos."

Soal laga versus I Partenopei, Mourinho berkata: "Meski mengalahkan Napoli 6-1, kesalahan saya tak akan terhapus begitu saja."

"Napoli adalah tim yang hebat dan Luciano Spalletti adalah pelatih yang hebat, ini akan menjadi laga yang berat bagi kami, tapi pastinya juga tak akan mudah bagi mereka. Dengan senang hati, saya akan menyalami Spalletti sebelum laga."