Komisi I DPRD Minta Makalah dan Rekam Jejak Peserta Open Bidding 

Setiap tahapan dari open bidding pihaknya harus tahu, salah satunya gagasan atau pikiran yang dituangkan dalam makalah.

Komisi I DPRD Minta Makalah dan Rekam Jejak Peserta Open Bidding 

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Komisi I DPRD berencana memanggil Inspektorat, hal itu guna meminta data perihal trek record atau rekam jejak pejabat eselon III yang ikut dalam lelang jabatan di lingkungan Pemkot Tasikmalaya. Seperti dikatakan anggota Komisi I H Dodo Rosada, saat dihubungi melalui selulernya, Kamis 23 Juni 2022.

Ia mengatakan, sesuai dengan kapasitasnya pansel harus dapat menjaga objektivitas dan kemandirian dalam menjalankan tugasnya. Tiga nama yang terpilih nanti, tolak ukurnya ada di pansel sebelum nantinya diserahkan ke wali kota.

Pihaknya menekankan agar tahapan open bidding dijalankan sesuai dengan ketentuan, objektivitasnya betul-betul dijaga, juga kemandiriannya. Sehingga hasilnya nanti sesuai dengan potensi dan kapasitas pejabat yang akan mengisi jabatan tersebut.

Dodo menegaskan, bahwa setiap tahapan dari open bidding pihaknya harus tahu, salah satunya gagasan atau pikiran yang dituangkan dalam makalah, agar kami bisa bisa turut mendalaminya. 

"Jadi setiap tahapan open bidding ini kan harus diumumkan, meski tidak terpublikasi secara langsung, terlebih kami (Komisi I-red) memiliki fungsi pengawasan. Harusnya kita juga menerima makalah, meski kita tidak memiliki hak untuk menilai dan menentukan ini baik atau tidak baik," ungkapnya.

Selama ini, kata Dodo, Komisi I hanya diberi tembusan kalau tahapan demi tahapan sudah dilalui. Kita minta data itu bukan untuk mengintervensi kewenangan pansel, tapi biar pengawasan kita itu lebih konkrit, dan lebih jelas, sehingga menghasilkan seorang pejabat yang kapabel, berkualitas berdasarkan pemikiran-pemikiran yang dituangkan dalam makalah.

"Kami berencana mengundang Inspektorat untuk meminta data berkenaan dengan trek record atau rekam jejak pejabat yang ikut dalam open bidding," tandasnya.