Histori Makam Sanghiyang Banua Sakti Ciamis

Semasa hidupnya terkenal dengan suaranya yang bagus ketika membacakan ayat-ayat Alquran, juga melukis dan tulisannya sangat tindah selain itu dia juga mempunyai ilmu kadigdayaan yang tinggi.

Histori Makam Sanghiyang Banua Sakti Ciamis

CIAMIS, INILAHTASIK.COM | Banua adalah nama sebuah Dusun di Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Letaknya hampir ditepi Gunung Sawal. Sekarang ini Desa Banua adalah desa terahir yang dekat deangan hutan lindung Gunung Sawal. Desa Banua sekarang namanya menjadi Sindang Jaya. Walaupun sudah berganti nama tapi penduduk masih banyak menyebut nama terdahulu yakni Banua. 

Di Desa Banua terdapat dua makam keramat yaitu Sanghiyang Banua Sakti dan Eyang Haji Sukmalaya. Letak makam satu dengan yang lainnya hanya berjarak sekitar 500 meter saja. Kali ini Inilahtasik.com akan fokus menelusuri makam Sanghiyang Banua Sakti yang mempunyai ciri dua batu tunggul yang dikelilingi akar pohon Lame.

Sekitar 10 meter dari sana, ada sebuah batu lebar berukuran sekitar 2x2 meter, menurut kepercayaan penduduk setempat yang didapat dari cerita turun temurun bahwa batu itu dipakai untuk shalat oleh eyang Banua Sakti. Nmaun sayangnya batu ini tertutup rerumputan.

Makam ini masih dianggap keramat oleh penduduk setempat. Konon Puluhan tahun yang lalu, ketika pohon Lame masih hidup, ada seorang kiyai haji yang bernama Muhtar Gozali pernah mendapatlan sesuatu disela batang pohon ketika tawasulan setelah mendapat wangsit. 

Pensiunan kepala MI panysuhan, H. Encu Syamsudin menjelaskan kepada Inilahtasik tentang Nama aslinya Eyang Sanghiyang Banua Sakti adalah Nangerang Kalijaga dan mendapat julukan Banua sakti, menurut cerita yang ia dapatkan secara turun temurun bahwa eyang Banua sakti tidak meninggal, melainkan ngahiyang atau menghilang, dalam bahasa sunda disebut Tilem. 


"Semasa hidupnya terkenal dengan suaranya yang bagus ketika membacakan ayat-ayat Alquran, juga melukis dan tulisannya sangat tindah selain itu dia juga mempunyai ilmu kadigdayaan yang tinggi. karna itulah dijuluki orangsakti. yang berasal dari Banua," ungkap H. Encu.

Masyarakat sekitar tidak ada yang tau, tentang kapan semasa hidupnya Eyang Banua Sakti, tapi kalau dilihat pohon Lame dekat dengan makamitu yang akarnya melilit batu tunggul makam di perkirakan usianya sudah ratusan tahun. Namun sayangnya pohon itu sudah mati. Yang tersisa tinggal akarnya saja yang melingkari makam. Batu nisannya pun tidak ada suatu tanda atau tulisan apapun. 

Letak makam sanghiang Banua Sakti, tidak jauh dari jalan kampung, jalannya bagus sudah diaspal. Jaraknya dari jalan aspal sekitar 50m menuju lokasi dengan jalan setapak yang dipenuhi
ilalang. Sebaiknya kalau mauziarah kesana pada siang hari.
Sangat disayangkan makam Eyang Banua Sakti tidak di rawat oleh pemerintah.setempat.