Aparat Mestinya Bisa Bongkar Teror Gaya Baru Kepada Para Aktivis

Pengambilan akses secara diam-diam itu merupakan pelangaran terhadap kebebasan ekspresi yang merupakan bagian penting dari HAM.

Aparat Mestinya Bisa Bongkar Teror Gaya Baru Kepada Para Aktivis

KAB.TASIK, INIAHTASIK.COM | Peretasan telepon selular, akun media sosial, serta akses digital milik sejumlah aktivis memang masih gelap. Namun ada kesamaan di antara korban-korbannya, yakni mereka yang kritis terhadap aneka kebijakan pemerintah.

Hal tersebut ditanggapi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra Persatuan, Hj. Neng Madinah Ruhiyat yang mengatakan bahwa Aparat semestinya dengan mudah membongkar pelaku teror gaya baru ini.

"Pengambilan akses secara diam-diam itu merupakan pelangaran terhadap kebebasan ekspresi yang merupakan bagian penting dari HAM," jelas Bunda Jumat 22 April 2022.

Bunda menyebut tindakan itu pun menciptakan ketakutan buat korban dan lingkungannya. Serangan kelompok yang sama tersebut juga mengindikasikan upaya sistematis untuk membungkam mereka.

"Aparat penegak hukum semestinya tak membiarkan kejahatan ini, setiap warga negera memiliki hak sipil dan politik," ungkapnya.

Kepolisian bertanggung jawab mencari pelaku peretasan itu, mereka sebenarnya tak mengahadapi banyak masalah untuk melakukan tugas ini.

"toh, polisi selama ini cukup sigap dan berhasil menelusuri kejahatan digital yang relatif jauh dari politik," terangnya.

Sering kali polisi dengan cepat pula menangkap orang-orang yang dituduh menyebarkan kabar hoak tentang pemerintahan.

"Logikanya, mereka tidak terlalu sulit mengejar jejak digital para pelaku kekerasan, jika tanpa usaha serius aparat mengungkap dan mengejar pelakuknya maka akan timbul prasangka bahwa pemerintahlah yang berada di balik teror digital ini," tutup Bunda.