Soal Bullying, Hj Neng Madinah: Semua Pihak Mesti Kerjasama Agar Tak Terulang

Selain partisipasi seluruh pihak, Bunda berharap Perda Nomor Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak bisa diimplementasikan secara maksimal.

Soal Bullying, Hj Neng Madinah: Semua Pihak Mesti Kerjasama Agar Tak Terulang

KAB.TASIK, INILAHTASIK.COM | Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Neng Madinah turut menyoroti soal kasus bullying atau perundungan terhadap bocah sebelas tahun di Kabupaten Tasikmalaya. Bunda juga meminta agar adanya efek jera terhadap pelaku agar kasus serupa tidak terulang kembali

"Harus ada upaya agar pelaku tidak melakukan kembali," kata Bunda kepada inilahtasik.com saat ditemui, Kamis 4 Agustus 2022

Bunda mengaku prihatin dengan adanya kasus tersebut. Ineu juga mendorong agar seluruh pihak, masyarakat, instansi terkait dan kepolisian bergerak bersama agar kasus serupa tak terulang.

"Kemarin sudah ada pendampingan dari beberapa pihak juga. Saya juga sudah mendapatkan informasi kemarin dari Mas Ato ketua KPAID katanya sudah selesai," kata politikus PPP itu.

Baca juga : Uu Kecam Aksi Perundungan Pelajar SD Hingga Korban Meninggal

Selain partisipasi seluruh pihak, Bunda berharap Perda Nomor Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak bisa diimplementasikan secara maksimal. Sebab, dalam perda tersebut mengatur tentang perlindungan anak.

Selain itu, Bunda juga menyoroti soal penggunaan media sosial (medsos) oleh anak-anak. Kasus perundungan bocah sebelas tahun di Tasikmalaya itu direkam. Kemudian, videonya disebar di medsos. Bocah tersebut dipaksa setubuhi kucing. Korban depresi dan meninggal dunia.

Bunda berharap orang tua mengawasi secara ekstra anak-anaknya yang menggunakan medsos. Sebab, lanjut dia, era saat ini gawai menjadi kebutuhan, baik untuk belajar maupun lainnya.

"Jangan hanya perhatian sama anaknya. Tidak cukup hanya melihat anaknya. Lihat juga apa yang di-upload dan lainnya," pungkas Bunda.

Baca juga : Kasus Bullying di Kab. Tasik Dapat Atensi dari Polda Jabar