Semangat Kepahlawanan Harus Dijadikan Senjata untuk Melawan Beragam Ancaman Kebangsaan di Era Globalisasi

Semangat Kepahlawanan Harus Dijadikan Senjata untuk Melawan Beragam Ancaman Kebangsaan di Era Globalisasi

INILAHTASIK.COM | Semangat para Pahlawan di era zaman penjajahan yang berjuang dengan jiwa dan raga untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk kepentingan pribadi dan golongan, harus tetap ditanamkan dan dilanjutkan oleh genarasi penerus saat ini.

Bedanya, perjuangan untuk mewujudkan cita-cita bangsa di era sekarang ini tidak harus memikul senjata, bentuk ancaman penjajahannya sudah berbeda, kalau dulu penjajahan dengan cara intimidasi, penjarahan sumber daya alam dan kekerasan fisik, sekarang yang dijajah adalah aspek ideologi, mental, sosial dan budaya, pendidikan, ekonomi, kebhinekaan serta semangat nasionalisme kebangsaan.

Realita yang tidak bisa kita pungkiri dengan adanya kelompok-kelompok yang ingin mengubah ideologi Pancasila, kelompok-kelompok yang ingin memecah persatuan dan kesatuan bangsa, melalui adu domba soal keyakinan beragama, kelompok asing yang menjajah kultur budaya melalui teknologi Informasi, pengiriman ribuan tenaga kerja asing secara masif dan ilegal.

Karena itu, kita semua jangan lengah dan menutup mata terhadap realita bentuk penjajahan yang ada sekarang ini. Zaman dulu penjajah jelas menampakkan diri, sehingga jelas sasaran perlawanannya, sekarang lebih sulit karena mereka menjajah secara sembunyi dan halus (hidden and subtle colonization) yang terkonsep dan terstruktur secara rapih.

Karena itu, senjata untuk melawan penjajahan sepeti itu, adalah dengan: (1) mempertahankan semangat dan soliditas persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai kebhinekaan dan NKRI, sebagaimana telah dicontohkan oleh para pahlawan terdahulu, (2) Peningkatan IMTAQ dan penguasaan terhadap IPTEK (3) Menjaga pelestarian kultur budaya bangsa, terutama pada generasi muda sebagai penerus perjuangan untuk mewujudkan cita-cita para pahlawan bangsa. Ke-tiga hal tersebut harus direakisasikan dalam bentuk program kegiatan secara terintegrasi dan konsisten  oleh seluruh komponen bangsa.

Penulis: Oleh: Ir. Nanang Nurjamil, MM