Minimalisir PMK, DKP3 Kota Tasik Mulai Salurkan Vaksin

Vaksinasi tahap pertama ini, pihaknya mentargetkan 200 ekor sapi.

Minimalisir PMK, DKP3 Kota Tasik Mulai Salurkan Vaksin

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Minimalisir penyakit mulut dan kuku (PMK) tak kian meluas, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tasikmalaya mulai menyalurkan vaksin untuk ternak sapi.

"Saat ini kami sedang mengadakan vaksinasi untuk sapi yang ada di Kota Tasikmalaya. Kemarin kita menerima doping vaksin dari pemerintah provinsi sebanyak 200," ungkap H Adang Mulyana, Kepala DKPPP Kota Tasik, di lokasi vaksinasi di kampung Genteng kel. Cipawitra, Kec. Mangkubumi, Selasa 28 Juni 2022.

Vaksinasi tahap pertama ini, lanjut Adang, pihaknya mentargetkan 200 ekor sapi yang divaksin, kita dahulukan untuk sapi perah, secara bertahap sesuai dengan petunjuk dari propinsi, sambil kita menunggu doping vaksin berikutnya dari pusat.

Ia menambahkan, sapi-sapi yang divaksin tahap pertama ini, yang tercatat dalam Sikomandan (Sapi Kerbau Andalan dalam Negeri) jumlahnya ada 149 ekor. Prioritas utamanya sapi perah, kemudian baru sapi pedet.

Untuk sapi yang sudah divaksin, kata Adang, akan diberi label kalung, sebagai tanda bahwa sapi tersebut sudah divaksin. Jenis vaksinnya Aftopor. Mudah-mudahan setelah divaksin sapi-sapi ini menjadi sehat, dan terhindar dari PMK.

Sementara itu, Peternak Sapi Perah di Kampung Genteng Kel. Cipawitra Kec. Mangkubumi, H Taufik Herdiana mengatakan, total sapi miliknya berjumlah 17 ekor. Untuk sapi yang sudah besar ada 15 ekor, dua ekor lagi baru berusia dua minggu.

Menurutnya, kenapa ia mau menerima sapi nya divaksin, hal itu untuk jaga-jaga, mengingat situasi saat ini adanya PMK pada sapi. 

"mudah-mudahan setelah divaksin sapi-sapinya menjadi sehat, dan wabah PMK ini tidak menyebar lebih luas lagi," pungkasnya.