Janji Manis Tak Terbukti, I Akhirnya Masuk Bui

Pelaku diamankan Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah melakukan persetubuhan.

Janji Manis Tak Terbukti, I Akhirnya Masuk Bui

KAB. TASIK, INILAHTASIK.COM | Di iming iming akan dinikahi, seorang pria di Kecamatan Singaparna tega menyetubuhi gadis pujaannya hingga berulang kali. Pelaku berinisial I (19), nekat menyetubuhi pacarnya berinisial M (18) warga Sukahaji. Korban kini tengah hamil lima bulan usai disetubuhi pelaku berulang kali.

Pelaku diamankan Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah melakukan persetubuhan. 

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Dian Pornomo SIK MH saat ditemui di kantornya, Selasa 11 Januari 2022 mengatakan, pelaku berulang kali menyetubuhi korban. Pelaku dan korban sudah menjalin asmara selama tiga tahun.

"Kami sudah mengamankan pelaku inisial I alias P (19), yang diduga melakukan tindak pidana persetubuhan kepada korbannya berinisial M," jelasnya.

"Modus si pelaku ini membujuk rayu korban agar mau berhubungan badan dengannya, jika hamil, pelaku berjanji akan menikahi korban," tambahnya.

Namun yang terjadi, setelah mengetahui korban tengah hamil lima bulan, tidak dinikahi, malah pelaku ini kabur. Saat ini, proses hukum terhadap pelaku sudah dilaksanakan, dan sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Kasat menyebut, ironisnya lagi, keluarga pelaku sempat mau menikahkan pelaku dengan korban, asal usai akad nikah langsung cerai.

Pelaku I (19) warga Desa Cikunir Kecamatan Singaparna, mengaku sudah berpacaran dengan korban selama tiga tahun. Aksi persetubuhan dilakukan di rumah dan kosan temannya yang ada di wilayah kabupaten dan Kota Tasikmalaya.

"Iya pak di bujuk rayu, nanti di nikahi, tetapi karena hamil saya pergi, tidak tanggungjawab. Kata keluarga mah boleh dinikahi, tapi harus cerai langsung sehari setelah nikah." ungkapnya.