Rapat Pendeta HKBP Distrik XVIII JABARTENGDIY Bahas Pemulihan Covid-19

HKBP Distrik XVIII JABARTENGDIY menggelar rapat pendeta yang dilaksanakan di Hotel Grand Metro Tasikmalaya

Rapat Pendeta HKBP Distrik XVIII JABARTENGDIY Bahas Pemulihan Covid-19
Ompui Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar memberikan cinderamata berupa Ulos

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XVIII JABARTENGDIY menggelar rapat pendeta yang dilaksanakan di Hotel Grand Metro Tasikmalaya pada Rabu 8 September 2021.

Rapat Pendeta HKBP Distrik XVIII JABARTENGDIY tahun ini mengambil tema Debata Do Hagogoonku, Hatuaonku, Pujipujionku, Ndang Mabiar Ahu dan sub tema Pandita HKBP Rap Marhaposan Tu Debata Jala Masiurupan di Partingkian Covid-19.

Kegitan tersebut turut dihadiri Plt. Wali Kota Tasikmalaya, Sekjen MUI Kota Tasikmalaya, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya Kota dan Dandim 0612 Tasikmalaya dan tamu undangan lainnya serta puluhan peserta rapat.

Rapat ini dipimpin Ompui Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar melalui virtual dan Praeses HKBP Distrik XVIII JABARTENGDIY Pdt. Pahala Sitorus.

Plt. Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Rapat Pendeta HKBP Distrik XVIII JABARTENGDIY 2021.

"Atas nama pribadi dan pemeritah Kota Tasikmalaya, mengucapkan selamat melaksanakan rapat, semoga kegiatan rapat ini bisa berjalan dengan lancar sesuai harapan kita semua, kami menyambut baik terlaksananya kegiatan ini," ucapnya.

Ia berharap, kegiatan ini bisa menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan seluruh pendeta di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY.

Kegiatan ini, lanjut Yusuf, merupakan bagian dari pembinaan dan pembangunan dalam bidang keagamaan yang memiliki kedudukan dan peran penting sebagai upaya merekatkan landasan moral dan spritual bagi keberhasilan pembanunan nasional dan daerah.

"Selain itu, kegiatan ini bisa menjadi modal utama dalam membina dan mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama untuk mengatasi krisis ekonomi, krisis budaya, krisis moral  yang saat ini kita alami," paparnya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya mengaharapkan peran dan bantuan semua umat beragama khusunya Pendeta Distrik XVIII dalam memberikan kontribusi dan partisipasi aktif dan nyata dalam mengahadapi krisis dan tantangan yang sedang dihadapi bersama.

"Saya mengajak kepada seluruh hadirin dan tamu undangan untuk bersama-sama bergandengan tangan tanpa melihat latar belakang suku, agama dan ras untuk selalu berpikir positif dengan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar yang dapat memecah belah bangsa. Dengan persatuan dan kesatuan kita yang kokoh maka akan terwujud Indonesia yang maju, sejahtera dan mandiri," tandas Yusuf.

Sementara, Praeses Pdt. Pahala Sitorus menerangkan alasan dipilihnya Kota Tasikmalaya sebagai tempat terselenggaranya Rapat Pendeta HKBP Distrik XVIII JABARTENGDIY 2021.

"Kota Tasikmalaya merupakan kota yang paling bagus toleransinya, kemudian kota ini juga merupakan bagian dari HKBP Distrik XVIII dan pada rapat pendeta kami juga membahas mengenai percepatan penanganan pandemi covid-19," terangnya.

Pahala Sitoru berharap, HKBP Distrik XVIII bisa ikut menjadi bagian dalam memutus mata rantai penularan covid-19 dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan gereja. Ia juga berterima kasih kepada pihak pemerintah yang terus konsen mengawal percepatan penanganan pandemi covid-19.

"Kita berharap, gereja ikut perperan sebagai bagian dari pemutus mata rantai pandemi covid-19, baik disetiap kegiatan peribadatan maupun persekutuan, kita mendukung secara langsung dan nyata, pada setiap kegiatan virtual atau kegiatan fisik kita selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat, terimakasih kepada pemeritah yang senantiasa konsen mengawal percepatan penanganan pandemi covid-19," pungkasnya.

Diakhir kegiatan rapat, Ompui Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar memberikan cinderamata berupa Ulos yang diwakilkan oleh Praeses HKBP Distrik XVIII JABARTENGDIY Pdt. Pahala Sitorus. Ulos itu diberikan Kepada Wali kota, Sekjen MUI, Wakil Ketua DPRD dan Tokoh Pendeta Tasikmalaya sebagai ungkapan terimakasih dan kedekatan hati serta doa.**