Pilrek Unsil 2022, FPP Kota Tasik Dukung Kader Internal 

Kalau dipandang ada figur internal yang mumpuni, kami berharap kesempatan untuk menakhodai Unsil sebaiknya diprioritaskan yang berada di internal Unsil saja

Pilrek Unsil 2022, FPP Kota Tasik Dukung Kader Internal 

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Pemilihan Rektor Universitas Siliwangi (Pilrek Unsil) Tasikmalaya 2022 yang akan digelar bulan depan turut menjadi perhatian para ulama, termasuk para pimpinan pondok pesantren yang tergabung dalam Forum Pondok Pesantren (FPP) Kota Tasikmalaya.

Ketua FPP Kota Tasikmalaya mewakili para ulama KH Nono Nurul Hidayat, berharap sosok rektor Unsil ke depan paham kondisi psikologi dan karakter masyarakat Unsil serta Tasikmalaya yang religius. ia mengharapkan kader internal yang diprioritaskan.

KH Nono yang merupakan Pengasuh Ponpes Nurul Hidayah Kawalu, dirinya mengutip pernyataan ulama besar Ibnu Malik yang menyebutkan, jangan menunjuk atau memberi mandat kepada orang lain ketika masih bisa dilaksanakan oleh orang yang ada di dalam.

"Artinya, kalau dipandang ada figur internal yang mumpuni, kami berharap kesempatan untuk menakhodai Unsil sebaiknya diprioritaskan yang berada di internal Unsil saja," ucap KH Nono di Aula Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya, Jalan Ahmad Yani, Senin 3 Januari 2022.

Apalagi, KH Nono melanjutkan, selama ini jalinan komunikasi dan kerja sama antara Unsil dengan sejumlah ponpes sudah terjalin dengan baik. Dengan mengedepankan internal, minimal yang bersangkutan sudah paham dan mengenal psikologi masyarakat Tasikmalaya yang religius.

"Kalau dari luar, tentu perlu adaptasi yang memerlukan waktu untuk menyelami kebatinan masyarakat Unsil maupun Tasikmalaya," kata ulama yang juga Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama Kota Tasikmalaya seusai Peringatan dan Tasyakur Hari Amal Bhakti (HAB) ke-76.

Dalam acara Peringatan dan Tasyakur HAB itu turut hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya KH Ate Musodik Bahrum, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Aslim, Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya Drs HM Ali Abd Latief, MAg.

Seusai memberi tausyiah, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Tasikmalaya KH Achef Noor Mubarok pun mewanti-wanti Rektor Unsil ke depan harus siap bersaudara dengan siapa pun. Hal itu penting sebab kunci kesuksesan bukan semata pimpinannya yang berkualitas.

"Lebih dari itu, yang jadi penentu atau rumusnya adalah seberapa kuat semangat persaudaraan itu dibangun," kata Achef.

Pada kesempatan itu KH Achef pun memandang figur internal Unsil bisa diberi kesempaatan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di lembaga pendidikan negeri tersebut.

"Kalau ada figur mumpuni di internal Unsil, kenapa mengambil dari luar. Orang yang mengenal tentu lebih baik dari pada yang tidak kenal toh. Kalau sudah mengenal dengan baik, maka akan mudah untuk mencintai lembaga yang dipimpinnya," ujar Achef.

Tampak pula Ketua Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kota Tasikmalaya KH Udin Sadudin, Wakil Rektor II Unsil Dr Nundang Busaeri, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Ary Sutrisno, para tokoh ulama, unsur forkopimda serta pejabat dan pegawai di lingkungan kemenag.