Astana Gede Kawali Ciamis Kini Sudah Bisa Dikunjungi

Di bukanya kembali  tempat wisata Astana Gede berdasarkan surat edaran yang diterbitkan Dinas Pariwisata Ciamis tanggal 17 september 2021.

Astana Gede Kawali Ciamis Kini Sudah Bisa Dikunjungi
Gerbang Astana Gede Kawali

CIAMIS, INILAHTASIK.COM | Setelah beberapa bulan ditutup karena pandemi Covid 19 dan PPKM Darurat, tempat wisata Astana Gede dibuka kembali untuk umum pada tanggal 13 September 2021.

Dibukanya kembali  tempat wisata Astana Gede berdasarkan surat edaran yang diterbitkan Dinas Pariwisata Ciamis tanggal 17 September 2021.

Dalam surat itu menjelaskan bahwa Kabupaten Ciamis berstatus PPKM level 2, sehingga bisa melaksanakan kegiatan seni/hiburan, budaya, yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan, dengan izin buka dengan kapasitas maksimal 50% dan tetap menerapkan Prokes yang ketat.

Kepala UPTD Astana Gede Aan Kurniawan menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan segala kebutuhan pengunjung.

"Semua fasilitas umum yang dibutuhkan pengunjung seperti tempat cuci tangan dan toilet sudah kami siapkan," ujar Aan.

Astana Gede Kawali yang terletak di Desa Indrayasa, lanjut Aan, merupakan tempat wisata yang di dalamnya terdapat situs tempat Raja Prabu Siliwangi dinobatkan sebagai Raja Sunda Galuh dan makam para Dalem Kawali di era penyebaran agama Islam. 

Hal itu juga Astana gede disebut memiliki dua kategori tempat wisata sekaligus, yaitu wisata religi dan wisata sejarah.

"Di Astana gede, didalamnya terdapat batu batu prasasti peninģgalan Raja sunda galuh  dan makam dalem dalem Kawali sesudah islam masuk diantaranya  Singacala, Pangeran Usman. Karena itu Astana gede  kawali bisa disebut tempat wisata sejarah dan bisa juga disebut tempat wisata religi" ujar Aan Kurniawan.

Aan menambahkan, menurut data buku pengunjung di kantor UPTD Astana gede. Sejak di buka pada hari Senin 13 September 2021, rata rata pengunjung 60 orang per minggu, pengunjung lokal dan luar kota, kalau sebelum pandemi, lebih dari 100 orang perhari.

"Alhamdulillah Astana gede tidak pernah sepi pengunjung, karena pengunjung yang datang tujuannya untuk berziarah, ada juga yang ingin melihat-lihat, prasasti peninggalan Raja sunda Galuh," pungkas Aan**

Baca juga: Kepengurusan Himpunan Wirausaha Surawisesa Kawali Dikukuhkan