Warga Sukaratu Tasikmalaya Terjatuh dari Kapal Ferry

Warga Sukaratu Tasikmalaya Terjatuh dari Kapal Ferry

KAB. TASIK, INILAHTASIK.COM  I Seorang lelaki bernama Rama Pratama Putra (17) warga Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya tenggelam di perairan Selat Bali, Kamis 29 Juli 2021.

Rama merupakan putra pertama dari dua saudara pasangan Iis Kurnia (38) dan Wawan (40) warga Kampung Cicurug RT 12 RW 03. Kini pihak keluarga menanti informasi terkait keadaan putranya sulungnya tersebut, apakah masih hidup atau sudah meningal.

Korban dikabarkan terjatuh dari kapal feri saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali.

Ibu korban Iis Kurnia mengaku kaget dan sedih ketika mendapat informasi menganai anaknya itu. Dirinya mendapat kabar dari keluarga yang berada di Bali dan Kepala Desa, bahwa anaknya terkena musibah saat dalam perjalanan.

"Menurut informasi dari Bali, kini petugas  dari SAR gabungan, unsur TNI Angkatan Laut, Basarnas dan Polisi Air di wilayah Gilimanuk, Bali masih melakukan pencarian. Saya menanti kabar dan segera dibawa pulang hidup atau mati," ucapnya.

Menurutnya, kalau kondisinya sudah meninggal, jenazahnya ingin segera dipulangkan ke kampung untuk dimakamkan. Keluarga juga berharap pemerintah membantu proses pemulangan Rama.

"Kami mohon dipermudah, dan pemerintah mohon dibantu agar bisa dipulangkan," tuturnya. 

Dikatakan Iis, selama ini Rama merantau ke Bali ikut dan tinggal bersama pamannya untuk berjualan gorengan.

Namun, saat itu ada hal yang aneh. Anaknya tiba-tiba ingin pulang meski dalam situasi PPKM Darurat. Ia memaksa ingin pulang dengan alasan kangen dan ingin bertemu walau hanya sebentar.

Rama menyebutkan akan segera pergi setelah bertemu. Ia bercerita kepada adiknya ingin menyelam di laut yang dalam.

"Rama juga berpesan kepada adiknya, David untuk menjadi anak yang Soleh dan menurut kepada orang tua, karena Rama akan pergi," pungkasnya.* (ABK)

Baca juga: Warga Tasik Jadi Korban KMP Yunicee