Tingkatkan Kapasitas, Kades se-Kecamatan Cineam Study Banding ke Jawa Tengah

Tingkatkan Kapasitas, Kades se-Kecamatan Cineam Study Banding ke Jawa Tengah

KLATEN, INILAHTASIK.COM | Sebanyak 10 Kepala Desa se-Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya berangkat ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada tanggal 22-24 Oktober 2021.

Keberangkatan para kades dan perangkatnya tersebut dalam melakukan study banding pariwisata dan Bumdes. 

Rombongan para Kades berangkat dari Lapangan Yogaswara Kecamatan Cineam sekitar pukul 08.00 malam WIB.

Sesampainya di Jawa Tengah rombongan melanjutkan perjalanannya ke Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten dengan menggunakan Travel Cipta Mandiri Tour.

Kedatangan rombongan Kades beserta perangkat untuk belajar serta mempertajam pengelolaan tata kelola BumDes (Badan Usaha Milik Desa) serta sistem tata kelola pemerintahan desa.

Joko Winarno Pengurus Bumdes Tirta Mandiri, mengatakan, diawali oleh Kepala Desa Ponggok menyambut rekan-rekan dari penggiat desa, pengurus Bumdes dan kepala desa berbagi pengalaman dan sedikit cerita mulai dari teknis, tata kelola dan manajemen.

Ia berharap bisa mengoptimalkan aset yang ada di desa masing-masing.

Menurutnya, setiap desa pasti mempunya potensi dan masalah masing-masing.

"Kami percaya dengan gagasan baik, perencanaan baik, komitmen baik, pasti akan ada hasil yang bisa kita nikmat bersama," ucapnya.

Dengan adanya study banding desa, pihaknya bisa berbagi pengalaman kepada semua, bukan untuk mengurui tapi bisa memunculkan sebuah motivasi.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Cineam, Abdul Azis Riswandi. S.Kep mengaku sepakat memilih Umbul Ponggok karena dalam Undang-Undang No. 6 tahun 2014 tentang desa ada di Pasal 87 mengenai BumDes.

"kami tertarik dengan artikel-artikel yang kami pelajari mengenai Umbul Ponggok ini, dan kami adakan study banding atau sama saja seperti peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa, hanya tempatnya saja yang berbeda dan pematerinya dari Umbul Ponggok dan kepala desa,' ungkapnya.

Ia pun menuturkan bahwa pada dasarnya semua desa banyak memiliki pontensi yang harus di gali.

"Dan ketika kami study banding, mendapatkan ilmu seperti teknik-teknik bagaimana cara mengelola Bumdes dengan baik, serta keuangan dan penyertaan modal ke Bumdes," paparnya.

Menurutnya, kultur yang cocok di Kecamatan Bineam terdapat di dua desa, yaitu Desa Nagaratengah yaitu Karohroy dan Desa Ancol. 

Hadir dalam Study banding tersebut, diantaranya, Sekretaris Kecamatan Cineam, H. Dody Ajat Sudrajat, SE. M,si, Kasubag Aset Kuangan Desa Kabupaten Tasikmalaya Aten Surya, S.IP, dan Amang Budiana, S.Sos, MM Bina Aparatur Pemerintahan Desa Kabupaten Tasikmalaya.