Terjerat Korupsi, Akun IG Bupati Banjarnegara Lenyap

KPK menetapkan Budhi bersama Kedy Afandi dari pihak swasta sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemkab Banjarnegara Jawa Tengah pada 2017-2018.

Terjerat Korupsi, Akun IG Bupati Banjarnegara Lenyap
Bupati Banjarnegara bantah menerima fee sebesar Rp2,1 miliar dari berbagai proyek pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara

INILAHTASIK.COM | Publik jagat maya bertanya-tanya tentang akun Instagram Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono yang tiba-tiba hilang. Pada Minggu 5 September 2021 akun @budhisarwono kini tidak bisa diakses publik.

Pada unggahan terakhirnya, ia mengunggah bantahan menerima fee sebesar Rp2,1 miliar dari berbagai proyek pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara yang dituduhkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Assalamualaikum, untuk masyarakat Banjarnegara, hari ini saya diduga menerima uang Rp 2,1 miliar oleh KPK. Maka saya mohon kepada mereka untuk menunjukkan yang memberi, siapa kepada siapa. Silakan ditunjukkan," kata akun @budhisarwono.

Postingan tersebut diunggah pada Sabtu 4 September 2021 sekitar pukul 00.00 WIB itu menegaskan, dirinya tidak pernah menerima pemberian dari pemborong. Budhi juga menuturkan tidak perlu banyak kata untuk membela diri.

"Insya Allah saya tidak pernah menerima pemberian dari pemborong, tidak pernah menerima sama sekali. Tolong ditunjukkan yang memberi siapa. Masyarakat Banjarnegara adalah masyarakat yang cerdas. Tidak perlu banyak kata untuk membela diri, gusti Allah mboten sare (Tuhan tidak tidur)," demikian tulis [email protected]

Di akhir tulisan, akun @budhisarwono juga menuliskan. "Paku yang dipukul dengan palu adalah paku yang lurus berdiri, bukan yang bengkok ke sana kemari walaikumsalam."

Postingan tersebut saat itu telah mendapat komentar dari seribu lebih warganet dan like sebanyak 7.000 lebih.

KPK menetapkan Budhi bersama Kedy Afandi dari pihak swasta sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah, pada 2017-2018.

KPK menduga Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono menerima komitmen "fee" atas berbagai pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, sekitar Rp2,1 miliar.