Raih Keberkahan Dengan Kembali Pada SyariatNya

Jan 10, 2024 - 16:01
Jan 10, 2024 - 16:01
Raih Keberkahan Dengan Kembali Pada SyariatNya

INILAHTASIK.COM | Bagi setiap individu, momentum pergantian tahun menjadi momen untuk memiliki harapan baru, tentunya yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Sebagai bentuk welcome di tahun yang baru, berbagai kegiatan luapan kegembiraan banyak dilakukan. Mulai dari pesta kembang api, makan-makan dan bergadang menunggu pergantian tiba.

Namun, sebagai seorang muslim kita harus paham bahwa yang terpenting adalah bagaimana kita mengevaluasi, dan membuat resolusi agar terwujud kehidupan yang lebih baik dan berarti.

Sebagai bahan evaluasi di tahun 2023, kita bisa saksikan berbagai  musibah, kerusakan dan kedzaliman yang terus menimpa rakyat secara keseluruhan.

Sejak awal tahun 2023 hingga awal Maret saja ada sekitar 40 perkara KDRT melanda rumah tangga, itu hanya sebagian yang terekspos media. 

Kemudian kenakalan remaja seperti tawuran, miras, narkoba, krisis adab, pergaulan bebas, aborsi, terus meningkat karena asas kebebasan yang diemban.

Belum lagi kebijakan-kebijakan yang hanya meresahkan rakyat, seperti kebijakan kenaikan transportasi, BBM, tarif dasar listrik, kebijakan pajak bagi orang kaya dan masih banyak lagi.

Di tengah himpitan ekonomi terdampak pandemi, pinjol menjadi solusi. Akhirnya banyak kasus bunuh diri karena terlilit pinjol yang mencekik.

Kasus korupsi berjamaah terus mencuat ke permukaan. Mirisnya, yang terlibat adalah para pejabat, pengusaha hingga aparat.

Musim kemarau kemarin ada beberapa kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dan baru saja memasuki musim hujan beberapa wilayah langsung dilanda banjir.

Rentetan berbagai kerusakan dan kedzaliman di atas adalah sebuah pengulangan dari tahun-tahun sebelumnya. Semua terus berulang tanpa solusi yang menuntaskan.

Sejatinya, semua problematika ini saling berkaitan dan berakar pada satu penyebab, yakni penerapan sistem yang berasal dari akal manusia yang terbatas, serba kurang dan membutuhkan yang lain. 

Sistem ini menafikan peran Allah SWT, sehingga jauh dari keberkahan karena syariat tak mampu dihadirkan dalam kehidupan.

Allah SWT berfirman:

"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertaqwa, pasti Kami akan limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya" (TQS.  Al-A'raf: 96).

Oleh karena itu, jika ingin di tahun yang baru ini bisa merasakan kebahagiaan, kesejahteraan, dan keberkahan, satu-satunya cara adalah dengan meninggalkan sistem sekuler kapitalisme yang batil. Saatnya kembali pada sistem yang telah terbukti membawa keberkahan dan menebar rahmat ke seluruh alam selama belasan abad, yakni sistem Islam.

Namun, upaya peralihan tersebut harus dibangun oleh kesadaran umat, bukan atas paksaan. Bukan juga dilakukan oleh upaya orang per orang, tetapi butuh pergerakan massal yang sasarannya adalah umat secara keseluruhan.

Disinilah pentingnya dakwah pemikiran yang dilakukan secara berjamaah, sebagaimana dicontohkan baginda Rosullallah Saw, bukan dakwah fisik atau kekerasan.

Dengan dakwah pemikiran, umat akan dipahamkan dengan akidah yang lurus, disertai pemahaman tentang hukum-hukum Islam sebagai solusi kehidupan. 

Akhirnya, kesadaran ini akan menggerakkan umat untuk bersama-sama menuntut perubahan yang lebih besar, yakni tinggalkan kapitalisme  tegakkan kembali syariatNya.

Wallahua'lam.

Oleh: Yayat Rohayati

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow