Pesantren Peradaban Didanai ACT, Ini Respon Hj Neng Madinah

Koperasi Syariah 212 dan Pesantren Peradaban di Tasikmalaya sebagai salah satu pihak yang menerima aliran dana Aksi Cepat Tanggap (ACT) dari hasil penyelewangannya.

Pesantren Peradaban Didanai ACT, Ini Respon Hj Neng Madinah

KAB.TASIK, INILAHTASIK.COM | Polisi telah menetapkan 4 petinggi ACT sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan pengelolaan dana bantuan kompensasi dari Boeing untuk korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 oleh ACT pada Senin, 25 Juli 2022.

Polisi juga menyebut, Koperasi Syariah 212 dan Pesantren Peradaban di Tasikmalaya sebagai salah satu pihak yang menerima aliran dana Aksi Cepat Tanggap (ACT) dari penyelewangan itu.

Kini, Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri sudah menyita 44 mobil dan 12 sepeda motor dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan dana oleh Yayasan ACT.

Baca juga : Wagub Uu: Demi Kemaslahatan, Stop Dulu Sumbangkan Harta Melalui ACT

Menanggapi kasus yang terjadi kepada ACT, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Neng Madinah sangat menyanyangkan hal itu. Ia sangat kecewa bahwa lembaga dengan unsur berbagi itu melakukan hal yang tidak terpuji.

"Tentu kami sangat kecewa, lembaga tersebut malah memanfaatkan kebaikan ummat, inikan sangat ironis sekali, seharusnya lembaga tersebut bisa menjaga amanah yang telah diberikan oleh para donatur," ucapnya, Senin 1 Agustus 2022.

Selain itu, Bunda Neng juga tidak menyangka bahwa ada dana yang dialirkan untuk pembangunan salah satu pesantren di Kabupaten Tasikmalaya.

"Pesantren itu biasanya dibuat tidak ujug-ujug, merintis dari kecil, dari usaha keluarga, adapun jika ada dana fantastis itu masuk dan dananya dari uang penyelewengan tentu itu akan menodai agama dan pesantrennya, meskipun tujuannya untuk kebaikan tapi sumbernya tidak baik, itu sangat tidak dibenarkan," Bunda menandaskan.

Baca juga :  Reses III, Hj Neng Madinah Ajak Muslimat Lebih Terampil dan Berdaya