Peace, Love & Brotherhood

Jika dilihat dari kehadiran dan keikutsertaan banyak komunitas seperti SOG, ISC, UBC, Maxim, Slanker dan juga lainnya menandakan kegiatan tersebut disambut antusias.

Peace, Love & Brotherhood

KOTA TASIK,  INILAHTASIK.COM | Rangkaian kegiatan Bikers Subuhan Tasikmalaya (BST) di bulan Ramadhan mulai dari sahur on the road, berbagi bahagia bersama anak yatim dan ditutup dengan acara lintas bikers yang dilaksanakan di warung kopi Arem Jambe Ngora, Jl. Cimulu, Kota Tasikmalaya pada Jumat 29 April 2022.

Kegiatan tersebut mengangkat tema yang sangat syahdu dan universal yaitu Peace, Love & Brotherhood. Tema ini menjadi sebuah tema persaudaraan antarsemua komunitas yang ada di Kota Tasikmalaya.

Jika dilihat dari kehadiran dan keikutsertaan banyak komunitas seperti SOG, ISC, UBC, Maxim, Slanker dan juga lainnya menandakan kegiatan tersebut disambut antusias.

Saat diwawancara, Muhammad Isa mengungkapkan bahwa acaranya itu dilaksanakan sehabis Sholat Tarawih dan diisi dengan beberapa kegiatan mulai registrasi kedatangan tamu, tausiyah, gimik, muhasabah, pemberian tanda plakat dan donasi sebagai tanda kadeudeuh bagi jamaah internal BS Tasikmalaya yang diberikan kepada sepuluh korcam, serta bingkisan lebaran kepada jamaah lainnya.

"Dengan tema ini diharapkan ekternalnya bisa mempererat tali persaudaraan dan internalnya lebih mempererat rasa memiliki terhadap Bikers Subuhan Tasikmalaya dengan rasa cinta dan kedamaian,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Ulot Bikers Cimmunity (UBC), Deni Elang mengucapkan terima kasih atas undangan panitia, serta menyebut bahwa hal itu merupakan kebanggaan juga kehormatan baginya, untuk bisa menjalin persaudaraan sesama pecinta otomotif di Tasikmalaya.

Menurutnya, menghadiri kegiatan tersebut bisa mendapatkan banyak ilmu, saudara dan menjadikan pengalaman baru.

“Sangat berkesan dalam penyajian, sambutannya sangat ramah, akrab dan familiar, sehingga kami tak canggung untuk bercengkrama,” ungkapnya.

Ia pun berpesan agar terus berkarya dalam syiar, berjuang dalam agama dan pihaknya sangat mensupport meski berbeda baju.

“Dan ada titip salam dari Watimpres UBC H. Noves Narayana buat BS Tasik, beliau tidak bisa hadir," sampainya.

Di terangkannya bahwa Bikers Subuhan adalah sebuah komunitas yang bergerak di dini hari (gerilya) menjadikan contoh baginya.

“Karena kami tidak munafik, tidak pait siapapun itu dan siapa mereka selama dalam kebaikan dan kebanaran kita ikuti tidak menjadi masalah,” tutup Deni. (Awen)