Jaga Kearifan Lokal, Rumpun Teater DKKT Gelar Pertunjukan Gondang Gandrung

Drama teater ini di sutradarai oleh Tatang Pahat dan naskah oleh Nazarudin Azhar serta dimainkan oleh UKM Teater Cagur dari UPI Kampus Tasikmalaya.

Jaga Kearifan Lokal, Rumpun Teater DKKT Gelar Pertunjukan Gondang Gandrung

KOTA TASIK, INILAHTASIK.COM | Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) menggelar rangkaian Kibar Budaya Jilid VII di Gedung Kesenian pada Sabtu 16 Juli 2022 malam.

Kali ini, giliran Rumpun Teater yang melaksanakan pertunjukan dengan menampilkan drama yang berjudul Gondang Gandrung.

Drama ini di sutradarai oleh Tatang Pahat dan naskah oleh Nazarudin Azhar serta dimainkan oleh UKM Teater Cagur dari UPI Kampus Tasikmalaya.

Pada pertunjukan kibar budaya ini turut hadir Ketua DKKT Bode Riswandi, Pemkot Tasikmalaya yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol Ade Hendar, Wadir UPI Kampus Tasikmalaya Dr. Heri Yusuf Muslihin serta para apresiator yang datang memenuhi gedung kesenian Kota Tasikmalaya.

Ketua UKM Cagur yang sekaligus sebagai asisten sudtradara Septiani menjelaskan bagaimana hingga teater cagur ini bisa mentas di kibar budaya jilid tujuh.

“Kami dihubungi oleh pupuhu teater cagur kang Toto yang kemudian dihubungkan dengan ketua Rumpun Teater DKKT kang Orok dan diberi amanah untuk melaksanakan pertujukan pada Kibar Budaya Jilid VII di Gedung Kesenian,” ungkapnya.

Sementara itu, sutradara Tatang Pahat mengatakan, teater ini menceritakan tentang kearifan lokal khususnya di Tasikmalaya yang sudah mulai dilupakan oleh generasi muda.

“Teater ini membawa pesan moral khususnya kepada para generasi muda agar tidak melupakan warisan budaya leluhur mereka dan juga memberikan spirit untuk menjaga dan melestarikan budaya,” jelasnya.

Ketua DKKT Bode Riswandi dalam sambutannya mengatakan bahwa urban legend ini sedang diangkat di berbagai pelosok negeri dan urban legend sangat erat hubungatnya dengan ekosistem kehidupan.

“Bukan persoalan tahayulnya yang kita pahami, tetapi nilai-nilai cultural, nilai-nilai social, dan nilai-nilai budaya lainnya yang tumbuh disetiap kearifan local, dan ingat dalam kesenian kita harus keras dalam prinsip dan luwes dalam tindakan,” tegasnya. 

Mewakili Pemkot Tasikmalaya, Kepala Kesbangpol Ade Hendar mengapresiasi kegiatan kibar budaya ini. Ia berharap melalui kibar budaya bisa membawa kemajuan terhadap seni dan budaya Kota Tasikmalaya. 

“Kami sangat mengapresiasi semuanya, semoga seni budaya di Kota Tasikmalaya semakin maju dengan adanya Kibar Budaya ini,” ucapnya. 

Sementara, Wakil Direktur UPI Kampus Tasikmalaya Dr. Heri Yusuf Muslihin mengatakan bahwa banyak pesan yang disampaikan dalam pertunjukan ini, utamanya yaitu jangan melupakan sejarah budaya dari leluhur dan poin pentingnya adalah menanam pohon untuk kehidupan. 

“Kenapa poin itu saya ambil, karena ditengah krisis saat ini menanam pohon itu sangat penting, dan menanam satu pohon, itu yang ditanam akan bermanfaat bagi kita semua,” ungkapnya.