Inul Berduka, Adik Ipar Tutup Usia

Inul Berduka, Adik Ipar Tutup Usia
Inul Daratista | Foto: Net

INILAHTASIK.COM | Inul Daratista berduka. Adik iparnya, Zhafira, meninggal dunia setelah positif COVID-19. Sang pedangdut menceritakan kronologi kabar menyedihkan tersebut. Inul mengatakan sang adik sempat merasa tak enak pada bagian lambung, lalu mengeluhkan sesak.

"Karena kemarin adik saya sempat bilang nggak enak lambungnya. Sudah dikasih nexium lah, sudah dikasih apa lah gitu. Tapi masih tetap nggak enak," ujar Inul saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Inul menyebut, suaminya menyuruh untuk tes PCR. Lalu diberi obat China hingga kondisinya merasa enak. "Tiba-tiba di hari ketujuh dia merasa badannya nggak enak, keluar keringat badannya sejagung-jagung. Terus sesak napas," lanjutnya.

Saat tahu Zhafira sesak, Inul Daratista dan suaminya, Adam Suseno, panik berat. Ia menelepon beberapa rumah sakit.

"Akhirnya aku ditelepon untuk segera dicarikan rumah sakit, pontang-panting di Surabaya. Tahu sendiri, kan sekarang lagi kayak apa Surabaya kan, jadi saya minta tolong dokter. Dokter kenalan yang di RS ada nggak satu kamar saja," tutur Inul.

Sampai Inul Daratista mendapat kabar Zhafira meninggal dunia. Adik iparnya disebut tak tertolong karena seluruh paru-parunya berkabut.

"Hampir seluruh paru-parunya ketutup dengan virus kabutnya, sudah putih semua, ya usaha dengan plasma, usaha dengan peralatan yang bagus. Bahkan dari obat-obatan dari ghamaris dan lain-lain semuanya sudah kita kasih," kata Inul.

Inul Daratista begitu sedih. Ia sampai memperlihatkan proses pemakaman Zhafira dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Ya sedih, sedih sih. Ya sedihnya itu ketika COVID-19 itu, ketika mayat sudah ada kan itu rumah sakit harus cepat keluar juga, karena itu virus. Apalagi dalam kondisi adik saya meninggalnya malam hari jadi dimakamkan jam 1 malam itu butuh tenaga ekstra," ujar Inul.

Inul pun sempat masih belum ikhlas ditinggal Zhafira. Namun kini ia berusaha melapangkan dada telah ditinggal pergi adiknya.

"Ikhlas nggak ikhlas sebenarnya mau nggak mau harus ikhlas," pungkasnya. **