INILAHTASIK.COM | Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya, yang digelar di Gedung DPRD setempat, Jumat 17 Oktober 2025.
Kehadiran Wakil Bupati dalam acara tersebut menjadi simbol kuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Pemerintah Kota Tasikmalaya, dua wilayah yang memiliki hubungan historis, sosial, dan ekonomi yang erat.
Dalam suasana penuh kebersamaan, Asep Sopari menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya yang tengah merayakan hari jadi. Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat semangat pembangunan lintas wilayah di kawasan Priangan Timur.
“Kabupaten dan Kota Tasikmalaya ibarat dua saudara yang tumbuh dari akar sejarah yang sama. Kita punya tanggung jawab bersama untuk membangun daerah ini secara sinergis demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas,” ujar Asep Sopari.
Ia menilai, berbagai tantangan pembangunan di wilayah Priangan Timur—mulai dari konektivitas infrastruktur, peningkatan daya saing ekonomi, hingga penguatan pendidikan dan kesehatan—hanya bisa diselesaikan melalui kerja sama yang solid antara pemerintah kabupaten/kota.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antarwilayah adalah kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya siap berkolaborasi dalam berbagai program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya, jajaran Forkopimda, serta perwakilan tokoh masyarakat, juga disampaikan refleksi perjalanan Kota Tasikmalaya sejak berdiri pada tahun 2001. Berbagai capaian pembangunan di bidang infrastruktur, ekonomi kreatif, dan pelayanan publik turut menjadi bagian dari laporan tahunan pemerintah kota.
Asep Sopari menilai bahwa kemajuan Kota Tasikmalaya turut memberikan efek positif terhadap kawasan sekitarnya, termasuk Kabupaten Tasikmalaya. Ia mencontohkan, pertumbuhan sektor perdagangan, pariwisata, dan pendidikan di kota telah membuka peluang ekonomi bagi warga di perbatasan kabupaten.
“Pertumbuhan Kota Tasikmalaya menjadi bukti bahwa kemajuan satu daerah akan ikut menggerakkan daerah lain di sekitarnya. Karena itu, kita perlu terus memperkuat kolaborasi, bukan kompetisi,” ujarnya.
Sebagai penutup, Asep menyampaikan harapan agar momentum Hari Jadi ke-24 menjadi semangat baru untuk memperkuat identitas Tasikmalaya sebagai pusat kebudayaan, pendidikan, dan ekonomi kreatif di wilayah Priangan Timur.
“Kami berharap Kota Tasikmalaya terus tumbuh sebagai kota yang modern namun tetap berakar pada nilai-nilai religius dan budaya Sunda. Mari kita bersama-sama wujudkan Tasikmalaya sebagai kawasan yang maju, berdaya saing, dan berkarakter,” pungkasnya.











